Ada kalanya seorang admin jaringan ingin melihat log (history) apa saja website yang diakses oleh klien. kita bisa memanfaatkan log mikrotik dengan menambahakan parameter port http (80) dan https (443). Dengan ini kita sebagai administrator bisa mengetahui alamat situs apa saja yang diakses oleh klien. misalnya klien mengakses google, youtube atau situs lainnya, IP tersebut akan secara otomatis tersimpan di log mikrotik kita.

Simak konfigurasinya sebagai berikut :

[admin@MikroTik] > ip firewall filter add chain=input  action=log log=yes log-pr

efix=monitorlog_WEB in-interface=all-ethernet dst-port=80,443 protocol=tcp 



Chain = Input bisa anda ubah ke chain=forward jika log tidak berjalan


Posted by Faiz Abdul Rokhman, S.Kom on Sunday, January 10, 2021
categories: |

0 comments

Post a Comment

Terimakasih atas kunjungannya